Breaking News

Tenggelamnya KM Nurdila Gt.30, Mustafa ; Sabandar Piru Lambat Dalam Penanganan, Sementara Polres SBB Lebih Respon Cepat






SBB-Maluku,Aspirasirakyat.co.id//

Kecelakaan yang terjadi di perairan laut Kawa pada Februari lalu sehingga mengakibatkan tenggelamnya KM Nurdila Gt.30, membuat pemilik Kapal ternyata lebih awal melaporkan peristiwa tersebut kepada kepala Sabandar Piru, namun setelah ditunggu-tunggu pihak Sabandar Piru tidak memberi tahu tentang kelanjutan dari laporan tersebut.


Pasalnya kecelakaan ini terjadi di wilayah kerja Sabandar Piru, namun setelah korban melaporkan hal tersebut Sabandar Piru hanya mengatakan bahwa laporan akan ditindaklanjuti. Akan tetapi, setelah hampir sebulan laporan tersebut tidak ada titik terang. Akhirnya pemilik KM Nurdila menanyakan kelanjutan dari laporannya itu lewat pesan singkat WhatsApp.


"Saya mencoba menanyakan kelanjutan dari laporan saya lewat pesan WhatsApp, namun kepala Sabandar Piru menjawab via rekam voice kalau saya perlu bersabar dan terus berdoa semoga wahyu cepat tiba",jelas Mustafa kepada awak media lewat telpon selulernya pada hari Rabu, (11/03/26).


Hal tersebut membuat Mustafa tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh kepala Sabandar Piru. Karena menurutnya, pihak Sabandar Piru tidak serius dalam menanggapi laporannya.


Sebelumnya, dari pihak Kepolisian Resort SBB sejak pemilik Kapal melaporkan kejadian tersebut, langsung mengambil keterangan dan berproses terkait pengaduan masyarakat. Akan tetapi pihak kepolisian tidak bisa melangkahi hak kerjanya Sabandar Piru. Oleh sebab itu, peristiwa ini harus menjadi tanggung jawab Sabandar Piru yang setelah menerima laporan dari pihak korban, sudah harus menjelaskan tentang aturan kementrian dan langsung turun ke lapangan.


Sampai sejauh ini, Mustafa dan ABK KM Nurdila Gt. 30 masih menunggu proses kelanjutan. Ia juga sangat mengapresiasi langkah cepat Polres Seram Bagian Barat dalam merespon laporan masyarakat. (Ge)


 

© Copyright 2022 - ASPIRASI RAKYAT