Breaking News

Kode Etik Dua Personel, Kapolres SBB: Demi Menjaga Marwah Institusi Polri, Aturan Harus Ditegakkan Secara Konsisten

 



Piru-SBB,Aspirasirakyat.co.id//

Dua personel Polres Seram Bagian Barat (SBB) yakni Aipda M. Juarto dan Briptu Solagratia Y. Ruhulesin diberhentikan secara tidak terhormat.


Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dipimpin oleh Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K.,M.M selalu inspektur upacara. Sementara itu, Kabag SDM Polres SBB AKP Missen H. Ngongonbili bertindak sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Imanuel Jacob Sanunu selaku Komandan Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah personel dari berbagai satuan, mulai dari perwira, Sat Samapta, Sat Polair, Sat Lantas, hingga gabungan fungsi Reskrim, Intel, dan Narkoba yang berlangsung di lapangan Upacara Polres SBB pada hari Rabu, (08/04/26).


Kedua personel ini menjalankan PTDH sesuai dengan keputusan Kapolda Maluku dengan Nomor KEP/58/I/2026 dan KEP/59/I/2026 tertanggal 30 Januari 2026. Selain itu, prosesi upacara dilakukan dengan menyilangkan foto kedua personel sebagai simbol pemberhentian tidak dengan hormat yang dilakukan secara in absensi atau tanpa kehadiran yang bersangkutan.



Dalam amanatnya, Kapolres SBB menyampaikan bahwa keputusan PTDH diambil terhadap kedua personel karena terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri berupa perbuatan asusila. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara singkat, melainkan melalui proses pemeriksaan dan persidangan sesuai ketentuan yang berlaku.


“Keputusan ini merupakan langkah tegas demi menjaga marwah dan integritas institusi Polri. Walaupun berat, namun aturan harus ditegakkan secara konsisten,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan harapannya kepada kedua personel yang diberhentikan agar dapat menerima keputusan dengan lapang dada serta tetap menjadi warga negara yang baik dan mitra Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.


Selain itu, kepada seluruh personel Polres SBB dan jajaran, Kapolres mengajak agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam bertugas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang saat ini semakin meningkat.


Dalam penutup amanatnya, Kapolres memberikan empat penekanan utama kepada seluruh anggota, yakni meningkatkan iman dan takwa, menaati peraturan, memperkuat pembinaan mental serta menerapkan sistem reward and punishment secara profesional, serta melaksanakan tugas dengan tulus sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Kegiatan upacara turut dihadiri oleh Wakapolres SBB Kompol Beni Kurniawan, S.H., S.I.K., M.A., para pejabat utama, kabag, kasat, serta perwira Polres Seram Bagian Barat. (Ge)

© Copyright 2022 - ASPIRASI RAKYAT